Rabu, 27 Oktober 2010

Bangga Berbahasa Indonesia

Kamis, 28 Oktober 2010 | 03:51 WIB
 
Salahuddin Wahid
Beberapa mahasiswa The University of New South Wales, Australia, ditemani dua dosen berkunjung ke Pesantren Tebuireng diantar oleh Prof Kacung Marijan dari FISIP Unair.

Senin, 25 Oktober 2010

Perbatasan dan Inisiatif Warga

Selasa, 26 Oktober 2010 | 04:28 WIB
Agustinus Handoko 
Ketertinggalan Indonesia dibandingkan dengan Malaysia dalam berbagai aspek di Kalimantan adalah cerita lama yang hingga kini masih merupakan kenyataan di depan mata. Selain terobosan-terobosan baru yang minim, inisiatif warga untuk mengembangkan ekonomi juga tidak ditanggapi dengan serius.

Sampai Kapan Berjibaku di Tapal Batas?

Selasa, 26 Oktober 2010 | 04:27 WIB
Nasrullah Nara
Dari Sabang sampai Merauke/Dari Miangas sampai ke Pulau Rote/...
Setahun silam penggalan lagu ini amat akrab di telinga. Meniru irama lagu iklan produk mi instan, lirik lagu tersebut mencoba mengklaim suara rakyat di seluruh negeri—termasuk tapal batas—untuk salah satu calon presiden.

Menagih Janji yang Tak Kunjung Terwujud

Selasa, 26 Oktober 2010 | 04:27 WIB
C WAHYU HARYO PS
Warga perbatasan Indonesia beridentitas kewarganegaraan ganda? Ternyata justru merekalah penduduk cerdas. Karena Pemerintah Indonesia belum bisa memberikan pelayanan yang baik, dengan identitas sebagai warga Malaysia, mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.

Kamis, 21 Oktober 2010

Hampir Separuh dalam Kegelapan

Jumat, 22 Oktober 2010 | 03:42 WIB
Salomo Simanungkalit
Citra seorang kepala negara tak melulu terpantul dari dasi perlente atau kesantunan berdeklamasi dalam pidato atau jumpa pers, tetapi juga pada jumlah penduduknya yang telah menggunakan listrik. Citra seperti apa yang hendak ditabalkan kepada seorang kepala negara berdasarkan catatan statistik bahwa 110 juta dari sekitar 240 juta penduduknya belum mendapat listrik sebagai penerang?

Kalah di Dalam, Keok di Luar

Jumat, 22 Oktober 2010 | 03:40 WIB
M Fadjroel Rachman
Di mana posisi ekonomi Indonesia dalam persaingan global? Global Competitiveness Index 2009-2010 (World Economic Forum) menempatkan Indonesia pada posisi ke-54 dari 133 negara yang disurvei, sementara pada 2008-2009 di urutan ke-55 dari 134 negara.

Memimpin untuk Mandiri

Jumat, 22 Oktober 2010 | 03:39 WIB
Donny Gahral Adian
Ada yang bilang nasionalisme mati di epos globalisasi. Nasionalisme mau tidak mau harus memberi jalan pada arus investasi yang tak berteritori. Adalah absurd menolak investasi saat bangsa membutuhkan lapangan pekerjaan dan transfer teknologi.