Rabu, 27 Oktober 2010

Janji Kebangsaan Kita

Kamis, 28 Oktober 2010 | 03:51 WIB

Anas Urbaningrum

Ada tiga tonggak penting dalam kehidupan bangsa Indonesia: Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, lahirnya Pancasila 1 Juni 1945, dan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Tragedi Belajar Etika ke Yunani

Kamis, 28 Oktober 2010 | 03:52 WIB

Triyono Lukmantoro
Berbagai kecaman tidak melenyapkan ambisi Badan Kehormatan DPR berkunjung ke Yunani.

Sumpah Pemuda dan Guru Taman Siswa

Kamis, 28 Oktober 2010 | 03:52 WIB
 
Asvi Warman Adam
Jarang disebut bahwa Kongres Pemuda II tahun 1928 yang melahirkan Sumpah Pemuda dipimpin oleh Soegondo Djojopoespito yang berasal dari kalangan Taman Siswa. Soegondo lahir 22 Februari 1905 di Tuban, Jawa Timur.

Bangga Berbahasa Indonesia

Kamis, 28 Oktober 2010 | 03:51 WIB
 
Salahuddin Wahid
Beberapa mahasiswa The University of New South Wales, Australia, ditemani dua dosen berkunjung ke Pesantren Tebuireng diantar oleh Prof Kacung Marijan dari FISIP Unair.

Senin, 25 Oktober 2010

Perbatasan dan Inisiatif Warga

Selasa, 26 Oktober 2010 | 04:28 WIB
Agustinus Handoko 
Ketertinggalan Indonesia dibandingkan dengan Malaysia dalam berbagai aspek di Kalimantan adalah cerita lama yang hingga kini masih merupakan kenyataan di depan mata. Selain terobosan-terobosan baru yang minim, inisiatif warga untuk mengembangkan ekonomi juga tidak ditanggapi dengan serius.

Sampai Kapan Berjibaku di Tapal Batas?

Selasa, 26 Oktober 2010 | 04:27 WIB
Nasrullah Nara
Dari Sabang sampai Merauke/Dari Miangas sampai ke Pulau Rote/...
Setahun silam penggalan lagu ini amat akrab di telinga. Meniru irama lagu iklan produk mi instan, lirik lagu tersebut mencoba mengklaim suara rakyat di seluruh negeri—termasuk tapal batas—untuk salah satu calon presiden.

Menagih Janji yang Tak Kunjung Terwujud

Selasa, 26 Oktober 2010 | 04:27 WIB
C WAHYU HARYO PS
Warga perbatasan Indonesia beridentitas kewarganegaraan ganda? Ternyata justru merekalah penduduk cerdas. Karena Pemerintah Indonesia belum bisa memberikan pelayanan yang baik, dengan identitas sebagai warga Malaysia, mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.