Rabu, 29 September 2010

Setahun Rekomendasi Kasus Penghilangan Paksa

Kamis, 30 September 2010 | 03:10 WIB
Chrisbiantoro

Meski tak spesifik disebutkan dalam pidato Presiden tentang delapan isu nasional baru-baru ini, tindak lanjut terhadap rekomendasi DPR terhadap kasus penghilangan orang secara paksa tetap dinantikan publik.

Membangun Administrasi Istana

Kamis, 30 September 2010 | 03:09 WIB
Eko Prasojo

Istana Presiden diguncang kembali oleh persoalan administrasi negara. Keputusan Mahkamah Konstitusi menetapkan bahwa jabatan Jaksa Agung Hendarman Supandji tidak sesuai dengan makna dalam ketentuan Pasal 22 Ayat (1) Huruf d Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Agung.
Masa tugas jabatan Jaksa Agung Hendarman Supandji, menurut putusan Mahkamah Konstitusi tersebut, berakhir tatkala Kabinet Indonesia Bersatu jilid I pada 20 Oktober 2009 berakhir.

Memulihkan Kesaktian Pancasila

Kamis, 30 September 2010 | 03:08 WIB
Azyumardi Azra
Hari-hari seputar 30 September dan 1 Oktober ini, warga Indonesia, khususnya Angkatan 45, kembali merayakan Hari Kesaktian Pancasila. Dasar negara Indonesia ini disebut memiliki kesaktian karena dipercayai mampu menggagalkan kudeta yang terjadi seputar peristiwa G30S/PKI pada 30 September 1965.

Sebuah Model Dialog Kristen-Islam (1/3)

I. Sebuah Model Dialog Kristen-Islam (1/3)

oleh Hans Kung
University of Tubingen, Tubingen, Jerman Barat
Sajian khusus nomor perdana jurnal ini menurunkan dua artikel. Artikel pertama ditulis oleh Hans Kung berjudul "Christianity and World Religions: The Dialogue with Islam as One Model." Artikel kedua ditulis oleh Seyyed Hossein Nasr berjudul "Response to Hans Kung's Paper on Christian-Muslim Dialogue." Mulanya kedua tulisan tersebut disampaikan pada pertemuan pertama Harvard Divinity School's Jerome Hall Dialogue Series, yang diadakan pada tanggal 16 0ktober 1984, yang kemudian dimuat dalam The Muslim World Vol. LXXVII, No. 2 (April 1997), h. 80-105. Kedua artikel tersebut diterjemahkan oleh Nanang Tahqiq. (Red.)

Mencoba Meramu APBN Syariah

Oleh Dr. Fahmi Amhar
Bagaimana wajah APBN Indonesia kalau dibuat dengan paradigma syariah?  Dari sisi penerimaan apakah pajak akan terus menjadi pilar APBN?  Lalu dari sisi pengeluaran apakah pembayaran pokok dan cicilan hutang masih akan mendominasi di samping pos subsidi?

Berharap “Green Economy”?

Oleh M. Hatta

Problem Mata Uang Kertas (Fiat Money)

Oleh Taufik Hidayat, SEI
Fiat-Empire